Beranda News Kebun Raya Batam Destinasi Wisata Baru

Kebun Raya Batam Destinasi Wisata Baru

104
0

Setelah dirancang sejak 2008, akhirnya Kebun Raya Batam diresmikan Sabtu, 22 Desember 2018. Kebun Raya seluas 86 hektar ini, ditambah 14 hektar lagi berupa hutan mangrove dan baru mengoleksi 2.472  jenis tanaman.

Kebun Raya Batam yang berlokasi di Jalan Hang Lekiu Kelurahan Sambau Kecamatan Nongsa ini, memiliki taman tematik berwarna-warni dan taman palem.

Ide pembangunan Kebun Raya Batam sudah dimulai semasa wali kota Batam Ahmad Dahlan. Lokasi Batam yang sangat strategis, kota ini berkembang menjadi kawasan industri, perdagangan dan pariwisata. Saat ini, Batam menempati peringkat ketiga jumlah kunjungan wisata asing di Indonesia, setelah Bali dan Jakarta.

Sadar atau tidak, perkembangan Batam yang pesat itu, juga mengancam kelestarian lingkungan, terutama kawasan hutan dan pesisir pantai atau mangrove yang tergerus abrasi.

Itulah sebabnya, Pemko Batam membangun Kebun Raya Batam dan menjadi salah satu konservasi, sehingga 58,57 % total daratan atau sekitar 23.430 hektar dari luas wilayah Batam yang merupakan kawasan hutan, bisa diselamatkan.

Mantan wali kota Batam Ahmad Dahlan kepada gobatam.id mengatakan, saat rencana Kebun Raya Batam disetujui, ia meminta luasnya ditambah dengan 14 hektar hutan mangrove dan merancang pembangunan Asean Tower.

‘’Saya bermimpi, ada Asean Tower karena lokasi Batam yang strategis. Jadi, kalau kita naik ke tower itu, bisa melihat Singapura dan Malaysia,’’ katanya.

Kebun Raya Batam diresmikan oleh Wali Kota Batam Muhammad Rudi. Manfaat  Kebun Raya Batam, kata Rudi antara lain, sebagai area konservasi endemik, sebagai sarana penelitian, pendidikan lingkungan, memelihara ekosistem serta sebagai kawasan ekowisata.

Koleksi tanaman khas Kebun Raya Batam adalah anggrek raksasa, gaharu dan kantong semar. Sedangkan tanaman yang dijadikan ikon Kebun Raya Batam adalah nibung (oncosperma tigillarium) yakni sejenis palem liar yang tumbuh berumpun sebagai simbol persaudaraan.

Sebagai destinasi wisata baru di Batam, Kebun Raya ini dilengkapi taman warna warni, tempat pembibitan, waduk, perpustakaan, laboratorium, botanical viewing, gedung herbarium, botanical skyway, hingga danau buatan.

Kebun  Raya Batam juga membagi zona Sunda Land, Wallacea, New Guinea, Oceania , Flower Garden dan Hutan Mangrove. Namun, tampaknya gagasan Ahmad Dahlan membangun Asean Tower dibatalkan. (sos)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here