Beranda Taman Story of Garden Cafe (5)

Story of Garden Cafe (5)

138
0

Kafe Taman yang Nyaman

Mengelola taman seluas 670 m2 ternyata tidak mudah. Selain menyiram, menyapu daun kering, membersihkan rumput liar dan gulma, yang butuh tenaga, biaya dan waktu.

Setiap tahun, saya selalu memperpanjang izin pengelolaan taman ini ke BP Batam. Selama 12 tahun mengelola taman ini, tak sekalipun saya main proyek pemerintah. Kalau sedang malas, taman tak terurus.

Setelah gorong-gorong besar dibangun, meski hujan selebat apapun, tak pernah baniir lagi. Taman pun keliahatan lebih rapi. Masalahnya, setelah gorong-gorong selesai, saya harus menata taman di pinggir jalan dari awal lagi. Itu artinya, keluar uang lagi. 

Dua tahun lalu, saya tersentak, ketika sebuah restoran taman dibuka, hanya 700 meter dari taman saya. Restoran yang bagus, tertata rapi dan sering dijadikan sebagai lokasi prawedding.

Maka, sejak Agustus 2018 saya membuka Garden Cafe, memanfaatkan green house yang dulu tempat menyusun bunga. Konsepnya, kafe taman yang nyaman, makanannya murah dan enak.

Pada awal dibuka, langsung ramai karena ada turnamen domino tingkat RT. Lalu sepi. Karena hanya menyediakan minuman dan makanan ringan. Sejak disajikan aneka makanan, Garden Cafe mulai ramai.

Tokoh Batam yang pernah berkunjung ke Garden Cafe antara lain, anggota dewan yang nyentrik Yudi Kurnain, mantan menteri Asman Abnur dan mantan Ketua Otorita Batam Mustafa Wijaya. 

Kini, Garden Cafe tempat nongkrong anak muda, mahasiswa, wartawan berbagai media dan warga Batam sekitarnya. ****

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here