Beranda Travel Pulau Ranoh Nan Eksotis

Pulau Ranoh Nan Eksotis

71
0

Pantai berpasir putih, air laut bersih, nyiur melambai dan angin sepoi-sepoi, itulah gambaran Pulau Ranoh. Pulau Ranoh memang cantik, menawan dan eksotis. Pantainya berpasir putih dan lembut. Puluhan pulau kelapa, menjadikan Pulau Ranoh bagai lukisan.

Sebelum dikelola jadi lokasi wisata, Pulau Ranoh sering dikunjungi warga Batam untuk bersantai. Sebab, pulau ini memang cantik. Dikelilingi gugusan Pulau Abang, Pulau Ranoh memang tampil beda. Pasirnya putih dan lembut.

Baru resmi jadi lokasi wisata sejak Juni 2018, Pulau Ranoh berbenah. Pasirnya ditambah. Pengelola Pulau Ranoh menambah pasir putih yang didatangkan dari Lingga, agar pasirnya merata. Dibangun lima kamar tamu, beberapa tenda bagi yang suka kemping, gazebo, cafe dan bar, kamar mandi dan bilas, musala, serta arena olahraga air. Sejak itu, Pulau Ranoh jadi perbincangan. Ribuan wisatawan lokal dan asing berdatangan.  Kini, rata-rata 50 orang turis datang setiap hari.

Dimana lokasi Pulau Ranoh? Dari pusat kota Batam, Anda berkendara menuju Jembatan 6 Barelang, sekitar 60 kilometer. Turis berkumpul di pelabuhan Labun, lalu naik kapal cepat bermesin ganda. Dalam tempo  20 menit, Anda akan tiba di Pulau Ranoh.

Paket wisata bisa Anda pilih. Ada paket one day tour dan paket 2 day 1 night atau menginap. Paket tur sehari harganya Rp550 ribu dan anak-anak Rp385 ribu. Sedangkan paket menginap Rp1 juta dan anak-anak Rp850 ribu.

Begitu sampai di Pulau Ranoh, Anda bisa berenang, berjemur di pantai, menjajal arena water sport, banana boat, smorkeling dan jetsky.  Anda akan mendapat sebutir buah kelapa muda, gratis. Makan siang dengan menu sea food serta coffe break sebelum pulang.

Hal-hal yang perlu diperhatikan pengelola Pulau Ranoh, misalnya ini. Kumpul jam 09.15 dan berangkat jam 09.30. Faktanya, berangkat jam 10 dan wisatawan menunggu 30 menit di pelabuhan Labun.
Yang kurang enaknya, ketika Anda sudah bayar down payment atau DP dan batal ikut tur, uang Anda hangus. Begitu juga kalau Anda terlambat dan ketinggalan kapal, uang yang sudah disetor hangus. Kabar baiknya, semua wisatawan yang ikut paket tur ke Pulau Ranoh diasuransikan.

Pulau cantik berpasir putih itu tidak terlalu luas. Yang sudah ditata, hanya 1 hektar saja. Pulau yang bentuknya melengkung itu, sebagian besar hutan bakau. Jika dikembangkan, bisa ditambah beragam fasilitas seperti cottage. Sayangnya, Pulau Ranoh tidak memiliki sumber air bersih dan harus didatangkan dari Pulau Abang.

Wisata pulau di Batam sedang berkilau. Setelah pulau Abang, kini Kepri Coral, Pulau Labun dan Pulau Ranoh diminati wisatawan. Sayangnya, wisata pulau belum mendapat perhatian serius Pemko Batam dan BP Batam. Buktinya, dermaga keberangkatan masih terbuat dari kayu sederhana, dan tidak ada promosi secara massif soal wisata pulau ini. Pengelola wisata pulau harus mempromosikan sendiri melalui media sosial. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here