Beranda News Jembatan Barelang Berusia 21 Tahun

Jembatan Barelang Berusia 21 Tahun

20
0

Jembatan Barelang, jembatan kebanggaan warga Batam, kini berusia 21 tahun yang diresmikan 10 Agustus 1998. Terhubungnya Pulau Batam, Rempang dan Galang sehingga Batam jadi lebih luas dari Singapura. Sayangnya, status lahan Barelang masih status quo.

Batam merpakan gugusan pulau-pulau yang menyerupai kalajengking. Gugusan pulau itu antara lain Pulau Batam, Rempang, Galang.

Jembatan yang menghubungkan pulau-pulau itu dinamakan Jembatan Barelang yang diresmikan pada 10 Agustus 1998. Artinya, bulan Agustus 2019 ini, usia jembatan kebanggaan Batam ini sudah berusia 21 tahun.

Sayangnya, belum banyak manfaat secara ekonomi selain tempat bersantai sore hari sambil makan jagung bakar.
Perlu Anda ketahui, jembatan Barelang adalah jembatan pertama di Indonesia yang menggunakan tipe cable stay. Dengan terhubungnya Pulau Batam, Rempang dan Galang, luas Batam keseluruhan lebih luas dari Singapura. Inilah profil keenam jembatan Barelang itu:

Jembatan I (Teungku Fisabilillah) 
Menghubungkan P. Batam – Tonton dengan tipe cable stayed, dengan bentang terpanjang yang dirancang dan dibangun di Indoensia pada saat ini.

Jembatan II (Nara Singa II)
Merupakan jembatan Balance Cantilever Box Gierder, Single Box terpanjang di Indonesia menghubungkan Pulau Tonton-Nipah.

Jembatan III (Raja Ali Haji) 
Jembatan dengan Tipe Segmental Concrete Box Girder dengan tipe Pondasi Abutment, menghubungkan P. Nipah dan Setokok.

Jembatan IV(Sultan Zainal Abidin)
Merupakan jembatan penghubung antara P. Setokok dan P. Rempang, merupakan jembatan Balance Cantilever terpanjang kedua yang dibangun di Indonesia.

Jembatan V (Tuanku Tambusai) 
Menghubungkan Pulau Rempang dan Pulau Galang, merupakan jembatan busur (arch bridge) dengan konstruksi beton bertulang yang pertama dan terpanjang yang pernah dibangun di Indonesia.

Jembatan VI (Raja Kecil)
Jembatan penghubung Pulau Galang dan Galang Baru dengan panjang 180 m dan lebar 18 m yang masing-masing 45 m dengan sistem peletakkan di atas 2 tumpuan dengan menggunakan double box beton prategang. Dengan terhubungnya Rempang dan Galang, diharapkan kedua pulau tersebut dapat mejadi alternative pengembangan industry baru, untuk menampung meluaspnya arus investasi di Batam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here